Hangatnya Ponpes Salafiah Al Istiqomah

Mantewe merupakan sebuah kecamatan baru yang merupakan daerah pemekaran di Kabupaten Tanah Bumbu. Kecamatan ini berada di antara Loksado dan Batu Licin. Di daerah ini, berdiri sebuah pondok pesantren yang bernama Salafiah Al Istiqomah. Lokasinya cukup terpencil, pengunjung yang ingin menuju pondok pesantren ini harus menempuh sekitar satu jam dari 0 km Tanah Bumbu. Ponpes Salafiah Al Istiqomah setara dengan Madrasah Tsanawiyah atau SMP, santri yang belajar ini tempat ini berjumlah 75 orang.

Dosen-dosen dan beberapa mahasiswa Program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin berangkat menuju tempat ini pada hari Jumat, 6 Oktober 2017 setelah subuh atau sekitar pukul 5.30 pagi untuk melaksanakan salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Rombongan sempat singgah di Mesjid Nurul Salam di Tanah Bumbu, kemudian mencapai lokasi sekitar pukul tiga sore. Pemimpin pondok pesantren, Fari Ansyah menjemput rombongan di mesjid tersebut dan mengantar bus rombongan hingga mencapai pondok pesantren.

Tanpa disangka, ternyata kedatangan rombongan telah ditunggu oleh para santri. Pengelola bahkan mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut kedatangan rombongan antara lain pemasangan dua buah poster selamat datang, pembacaan salawat nabi yang diiringi alat musik tarbang, pertunjukkan silat, dan makan siang bersama. Penyambutan seperti ini baru pertama kali dirasakan oleh tim selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sehingga membuat Ketua Prodi PBSI, Dr. Hj. Ida Komalasari, M.Pd. merasa terharu dan sempat ingin meneteskan air mata.

Pengabdian ini terdiri dari 6 tim, yaitu dua tim tentang pemanfaan tanaman untuk meningkatkan ekonomi, yakni budidaya jamur dan sistem penanaman hidoponik, dua tim tentang kewirausahaan, yakni pembuatan kain sasirangan dan pembuatan nuget, dan dua tim tentang penyuluhan bahasa, yakni pembuatan majalah dinding dan kata serapan bahasa Indonesia. Tim pengabdian merancang pemanfaatan tanaman dan kewirausahaan karena ponpes ini masih rintisan sehingga perlu ada tambahan kegiatan yang mampu memperkuat ekonomi ponpes ini mengingat para santri umumnya berasal dari kelas ekonomi menengah ke bawah. Tim penyuluhan bahasa dirancang karena majalah dinding selalu menjadi bidang yang salalu dilombakan di berbagai kegiatan sehingga perlu pelatihan kembali untuk memberikan wawasan kepada para santri. Adapun penyuluhan mengenai kata serapan dilaksanakan karena momen pelaksanaan kegiatan ini tepat pada bulan Oktober yang termasuk dalam bulan bahasa.

Meskipun terpencil, Pondok Pesantren Salafiah Al Istiqomah tidak bisa dipandang sebelah mata. Di ruang kantor, berbagai piala dari berbagai lomba tersusun menghiasi ruangan. Hal ini mencerminkan kemampuan koginitif yang baik dan psikomotor yang sangat terasah dari para santri. Bukan hanya itu, sopan santun para santri juga sangat tinggi. Berdasarkan pengalaman selama berada di tempat itu, para santri selalu menundukkan diri setiap kali melewati para anggota rombongan tim pengabdian baik dosen maupun mahasiswa. Hal ini tentu tidak lepas dari sistem pendidikan yang dilaksanakan di tempat ini. Para santri memulai kegiatan pembelajaran dengan salat subuh berjamaah yang jadwal imam dan muazinnya telah diatur secara bergantian pada setiap waktu salat. Setelah itu, kegiatan diisi dengan membersihkan lingkungan ponpes, apel pagi, baru diikuti dengan kegiatan pembelajaran yang meliputi berbagai materi, seperti Fiqih, Bahasa Arab, Tafsir dan Menghapal Al Quran, dan sebagainya. Semua kegiatan itu baru selesai pukul 10 malam.

Tim pengabdian berharap materi yang diberikan dapat bermanfaat bagi para santri di sana dan pondok pesantren ini dapat terus berkembang. Selain itu, para santri di sana semoga bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas dengan akhlak yang mulia. Pemimpin pondok pesantren Salafiah Al Istiqomah, Fari Ansyah selalu menginformasikan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para santri di tempatnya melalui akun pribadinya di media sosial facebook. Dengan demikian, siapapun dapat melihat berbagai prestasi dan kegiatan yang mereka lakukan di lembaga pendidikan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *