Potensi dalam Makrab

Sabtu, 23 September 2017 Himpunan Mahasiswa Bahasa Indonesia (Himabsi) mengadakan acara Malam Keakraban (Makrab) dengan tema “Membuka Pintu Persaudaraan dalam Ramah Tamah Keluarga Besar Prodi PBSI”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula STKIP PGRI Banjarmasin dari pukul 20.00 wita hingga 22.00 wita. Kegiatan ini cukup meriah karena dihadiri tidak kurang dari 52 orang yang terdiri dari 29 mahasiswa baru, 15 anggota HIMABSI, 5 dosen, dan Dewan Penasehat Organisasi (DPO) yang merupakan alumni.

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti penampilan dosen, perkenalan Prodi PBSI, perkenalan Himabsi, penampilan teatrikal puisi, dan penampilan dari mahasiswa baru. Perwakilan dosen, Noor Indah Wulandari tampil dengan membacakan puisi, begitu juga 2 kelompok mahasiswa baru, sedangkan 2 kelompok yang lain menampilkan lagu. Adapun teatrikal puisi ditampilkan oleh 7 orang yang berjudul Indonesiaku yang merefleksikan kekhawatiran mahasiswa terhadap kondisi Indonesia saat ini yang terus menerus digerogoti oleh para koruptor.

Kegiatan ini memang tergolong baru karena belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Meskipun demikian, Arif Rahman selaku Ketua Himabsi berharap agar kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk mempererat tali silaturahmi keluarga besar program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yaitu dosen, mahasiswa, Himabsi, dan alumni. Kegiatan ini juga sangat cocok untuk memperkenalkan Prodi kepada mahasiswa baru yang pada umumnya belum mengenal bagaimana kehidupan berjalan di lingkungan ini. Rahman juga berharap kegiatan ini akan menjadi salah satu media untuk merekrut anggota baru Himabsi sehingga regenerasi akan terus terjadi di organisasi ini.

Berbagai penampilan yang ditunjukkan oleh anggota Himabsi dan mahasiswa baru memperlihatkan banyak sekali potensi yang dapat dikembangkan. Wulandari, dosen PBSI mengatakan potensi-potensi itu layak dibina agar kemampuan mereka dapat dioptimalkan. Dengan ini, Prodi PBSI akan mampu berperan dalam menghasilkan generasi-generasi baru sastrawan dan seniman di wilayah Kalsel di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *