Visitasi Akreditasi Prodi 2017

Sabtu, 9 September 2017 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kedatangan dua orang asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), yaitu Dr. Sumarwati, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret dan Dr. Rina Ratih Sri Sudaryani, M.Hum. dari Universitas Ahmad Dahlan. Kedatangan kedua asesor ini dalam rangka visitasi untuk akreditasi Prodi PBSI. Prosesnya berlangsung satu hari penuh dengan melibatkan dosen, unsur pimpinan, mahasiswa, dan alumni. Visitasi ini memiliki arti yang sangat penting bagi semua civitas akademika karena akan menentukan nilai akreditasi Prodi.

Dr. Sumarwati dan Dr. Rina menilai kualitas Prodi dari 7 standar sesuai ketentuan dari BAN PT. Standar 1 meliputi visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi pencapaian. Standar 2 meliputi tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu. Standar 3 meliputi mahasiswa dan lulusan. Standar 4 meliputi sumber daya manusia. Standar 5 meliputi kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik. Standar 6 meliputi pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi. Standar 7 meliputi penelitian, pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.

Ketua Prodi, Dr Hj. Ida Komalasari, M.Pd. menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh asesor untuk menggambarkan bagaimana kualitas yang dimiliki oleh lembaga ini. Bersama dosen yang lain, ketua prodi juga menunjukkan semua bukti dari setiap penjelasan yang diberikan, seperti dokumen, foto, laporan pertanggungjawaban kegiatan, laporan penelitian, jurnal, prosiding, sertifikat, dan sebagainya. Begitu banyaknya bukti-bukti itu hingga harus diangkut dengan sebuah mobil pick up dan satu mobil lain yang dipinjam dari salah seorang dosen.

Pada akhir visitasi, asesor memberikan sejumlah saran sebagai pertimbangan untuk meningkatkan kualitas prodi. Dr. Sumarwati menyarankan agar kepemimpinan publik ketua prodi perlu ditingkatkan, kegiatan kecendekiaan mahasiswa yang telah dan akan dilaksnakan perlu didokumentasikan lebih baik, para dosen perlu difasilitasi untuk melaksanakan studi lanjut, kurikulum perlu direvisi agar sesuai dengan perkembangan IPTEKS dan pencapaian visi, sarana perlu ditambah, dan media internet perlu dimanfaatkan lebih maksimal untuk menemukan referensi baik untuk dosen maupun mahasiswa.

Dr. Rina juga memberikan masukan yang merupakan hasil wawancara dari mahasiswa dan alumni bahwa prodi harus memiliki mimpi mendirikan program pascasarjana. Mimpi ini bisa terwujud bila prodi minimal memiliki enam orang dosen yang memiliki gelar doktor. Keinginan ini cukup realistis karena saat ini prodi telah memiliki tiga orang yang bergelar doktor bahasa Indonesia, yaitu Dr. Ida Komalasari, Dr. Ida Rusdiana, dan Dr. Akhmad HB, dan satu kandidiat doktor, yaitu Alimuddin Aldjawad artinya prodi setidaknya hanya perlu mendapatkan dua orang lagi untuk merealisasikannya. Dr. Rina mengingatkan untuk menyelesaikan program doktor, dosen perlu memiliki tiga kematangan, yaitu matang emosi, matang ekonomi, dan matang referensi. Jawaban ini direspons positif oleh ketua STKIP PGRI Banjarmasin, Dr Abidinsyah. Beliau menyatakan komitmennya untuk mewujudkan hal itu. Melalui akreditasi ini, semua pihak berharap agar Prodi PBSI akan dapat terus eksis dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain baik di Kalimantan Selatan maupun di tingkat nasional.

One thought on “Visitasi Akreditasi Prodi 2017”

  1. Mantapp…mudah2an kerja keras dan kerjasama yg kt lakukan memberikan hasil yg sesuai dg apa yg kita harapkan dan hasilnya secepatnya bisa kluar, sehingga dpt memberikan yg terbaik bg mahasiswa terlebih sbg kado yg terindah utk yg baru di Yudisium….. Selamatttt…..suksesssss.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *