Workshop Jurnalistik

Workshop-Jurnalistik-MahasiswaJurnalistik merupakan salah satu bidang pekerjaan yang dapat diambil oleh mahasiswa lulusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin selain menjadi guru. Prodi telah menyediakan mata kuliah ini dalam kurikulum yang digunakan. Di dalamnya, mahasiswa diajarkan mengenai seluk beluk jurnalistik dan berlatih menulis dalam ranah tersebut. Meskipun demikian, Prodi mencoba memantapkan pengetahuan mahasiswa-mahasiswanya dengan mengadakan workshop yang mengundang para praktisi di bidang ini.

Kegiatan Workshop ini diketuai oleh Johan Arifin selaku dosen pengampu mata kuliah Jurnalistik. Narasumber yang diundang berjumlah tiga orang, yaitu Muzakkir Munzir, Budi Kurniawan, dan Sandi Firly. Kegiatan ini dipandu oleh Novia Winda, dosen PBSI STKIP PGRI Banjarmasin selaku moderator. Ketiga narasumber ini menyampaikan bagaimana dunia jurnalistik bekerja mulai dari teori hingga pengalaman-pengalaman mereka selama menjadi wartawan. Kesempatan tanya jawab menjadi momen yang sangat penting untuk mengungkapkan rasa ingin tahu para mahasiswa dalam bidang ini.

Workshop-Jurnalistik-Mahasiswa1Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mendapat materi latihan menulis naskah jurnalistik. Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya memberikan wawasan, tetapi juga keterampilan bagi mahasiswa. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya, yakni Workshop Jurnalistik Dosen. Bila sebelumnya, para peserta yang hadir merupakan para dosen yang ingin mengetahui lebih mendalam tentang dunia jurnalistik agar tulisannya dapat menembus media massa, workshop untuk mahasiswa ini lebih kepada perkenalan mengenai dunia kejurnalistikan  sebagai salah satu sasaran kerja bila telah lulus nantinya.

Workshop-Jurnalistik-DosenMelalui kegiatan ini, Prodi PBSI berharap mahasiswa memiliki wawasan mengenai dunia jurnalistik yang lebih mendalam sehingga dapat memberikan alternatif pilihan pekerjaan setelah mereka lulus nanti. Selain itu, panitia juga berharap munculnya para jurnalis berkualitas yang selalu mengedepankan fakta tanpa dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan orang atau golongan tertentu saja. Walau bagaimanapun, jurnalistik harus memberikan informasi yang benar bukan hanya mencari sensasi semata.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *